Saturday, March 24, 2012

Silsilah Sunan Gunung Jati Sampai Nabi Muhammad

Sunan Gunung Jati atau Syarif Hidayatullah atau lengkapnya Syekh Maulana Syarif Hidayatullah Sunan Gunung Jati Rahimahullah adalah salah seorang Sunan yang menyebarkan agama Islam di Jawa Barat. Sunan Gunung Jati atau Syarif Hidayatullah dimakamkan di daerah Astana Gunung Jati yang letaknya tidak jauh dari pusat kota Cirebon ke arah utara.

Sunan Gunung Jati adalah keponakan dari Pangeran Cakra Buana atau mbah Kuwu Cirebon. Adik mbah Kuwu Cirebon ini bernama Nyai Rara Santang atau Syarifah Muda'im ibu dari Sunan Gunung Jati. mbah Kuwu Cirebon dan Nyai Rara Santang adalah anak dari Prabu Siliwangi raja Padjajaran.

Silsilah Sunan Gunung Jati Sampai Nabi Muhammad sebagai berikut :

Sunan Gunung Jati @ Syarif Hidayatullah Al-Khan bin
.Sayyid 'Umadtuddin Abdullah Al-Khan bin
.Sayyid 'Ali Nuruddin Al-Khan @ 'Ali Nurul 'Alam bin
.Sayyid Syaikh Jumadil Qubro @ Jamaluddin Akbar Al-Khan bin
.Sayyid Ahmad Shah Jalal @ Ahmad Jalaludin Al-Khan bin
.Sayyid Abdullah Al-'Azhomatu Khan bin
.Sayyid Amir 'Abdul Malik Al-Muhajir (Nasrabad,India) bin
.Sayyid Alawi Ammil Faqih (Hadhramaut) bin
.Muhammad Sohib Mirbath (Hadhramaut)bin
.Sayyid Ali Kholi' Qosim bin
.Sayyid Alawi Ats-Tsani bin
.Sayyid Muhammad Sohibus Saumi'ah bin
.Sayyid Alawi Awwal bin
.Sayyid Al-Imam 'Ubaidillah bin
.Ahmad al-Muhajir bin
.Sayyid 'Isa Naqib Ar-Rumi bin
.Sayyid Muhammad An-Naqib bin
.Sayyid Al-Imam Ali Uradhi bin
.Sayyidina Ja'far As-Sodiq bin
.Sayyidina Muhammad Al Baqir bin
.Sayyidina 'Ali Zainal 'Abidin bin
.Al-Imam Sayyidina Hussain

.Al-Husain putera Ali bin Abu Tholib dan Fatimah Az-Zahra binti Muhammad SAW.

Sumber : Wikipedia

22 comments:

  1. keturunan sunan gunung jati masih ada gak sampe sekarang??? kalo ada mereka keturunan langsung nabi Muhammad donk?

    salam kenal..

    Catatan si aJie

    Jeajah SUmbawa

    Ada lomba blog dan referal kontes nih gan, ayo serbuuu!!

    ReplyDelete
  2. Saya keturunan yang keberapa yach??? hee
    tapi dari Nabi Adam

    ReplyDelete
  3. wauhhh..Luar Biasa....Nambah pengetahuan nich disini...

    ReplyDelete
  4. Nice post friend .
    visit me back yaa friend www.aroundgadget.com

    ReplyDelete
  5. keturunan sunan gunung jati Alhamdulillah masih ada smpai skrg dan tinggal di indonesia

    ReplyDelete
  6. APAKAH ADA KETURUNAN AHLUL BAIT?

    Dlm Al Quran yang menyebut 'ahlulbait', rasanya ada 3 (tiga) ayat dan 3 surat.

    1. QS. 11:73: Para Malaikat itu berkata: "Apakah kamu merasa heran tentang ketetapan Allah? (Itu adalah) rahmat Allah dan keberkatan-Nya, dicurahkan atas kamu, hai ahlulbait. Sesungguhnya Allah Maha Terpuji lagi Maha Pemurah".

    2. QS. 28:12: Dan Kami cegah Musa dari menyusu kepada perempuan-perempuan yang mau menyusukan(nya) sebelum itu; maka berkatalah Saudara Musa: 'Maukahkamu aku tunjukkan kepadamu 'ahlulbait' yang akan memeliharanya untukmu, dan mereka dapat berlaku baik kepadanya?

    3. QS. 33:33: "...Sesungguhnya Allah bermaksud hendak menghilangkan dosa dari kamu 'ahlulbait' dan membersihkan kamu sebersih-bersihnya".

    Sedangkan ditinjau dari sesudah ayat 33 yakni QS. 33:34, 37 dan 40 dan bukan hanya QS. 33:33, maka lingkup ahlul bait menjadi universal:

    1. Kedua orang tua para nabi/rasul;.

    2. Saudara kandung para nabi/rasul.

    3. Isteri-isteri beliau.

    4. Anak-anak beliau baik perempuan maupun laki-laki.

    Bagaimana Saidina Ali bin Abi Thalib ya jika merujuk pada ayat-ayat ahlul bait pastilah bukan termasuk kelompok ahlul bait.

    Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:

    “Tidak ada seorangpun yang mengaku (orang lain) sebagai ayahnya, padahal dia tahu (kalau bukan ayahnya), melainkan telah kufur (nikmat) kepada Allah. Orang yang mengaku-ngaku keturunan dari sebuah kaum, padahal bukan, maka siapkanlah tempat duduknya di neraka” (HR. Bukhari dan Muslim).

    Kesimpulan dari tulisan di atas, bahwa pewaris tahta 'ahlul bait' yang terakhir hanya tinggal bunda Fatimah. Berarti anaknya seperti Saidina Hasan dan Husein maupun yang perempuan bukanlah pewaris tahta AHLUL BAIT.

    ReplyDelete
    Replies
    1. kalo antum mau ingkari keturunan Nabi,,sya pernah membuat note tentang masalah ini, Bisakah anda menjawab hadis berikut dari rasulullah

      Dari Abu Sa’id Al Khudri, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

      الْمَهْدِىُّ مِنِّى أَجْلَى الْجَبْهَةِ أَقْنَى الأَنْفِ

      “Imam Mahdi adalah keturunanku. Dahinya lebar (atau rambut kepala bagian depannya tersingkap) dan hidungnya mancung.”
      Al Qori’ dalam mengatakan, “Hidung beliau tidaklah pesek karena bentuk hidung semacam ini kurang disukai.”

      Imam Mahdi berasal dari keturunan Fathimah, putri Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam.

      Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

      الْمَهْدِىُّ مِنْ عِتْرَتِى مِنْ وَلَدِ فَاطِمَةَ

      “Imam Mahdi adalah dari keluargaku dari keturunan Fathimah.”

      nama Imam Mahdi –sebagaimana yang dikatakan oleh Ibnu Katsir- adalah:

      مُحَمَّدٌ بْنُ عَبْدِ اللهِ العَلَوِي الفَاطِمِي الحَسَنِي

      Muhammad bin Abdullah Al ‘Alawi (keturunan Ali bin Abu Tholib) Al Fathimiy (keturunan Fatimah binti Muhammad) Al Hasaniy (keturunan Hasan bin ‘Ali).

      dan berikut juga hadis yang diriwayatkan Dari Abu Sa’id Al Khudri, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

      الْمَهْدِىُّ مِنِّى أَجْلَى الْجَبْهَةِ أَقْنَى الأَنْفِ يَمْلأُ الأَرْضَ قِسْطًا وَعَدْلاً كَمَا مُلِئَتْ جَوْرًا وَظُلْمًا يَمْلِكُ سَبْعَ سِنِينَ

      “Imam Mahdi berasal dari keturunanku. Beliau memiliki dahi yang lebar dan hidung yang mancung. Di masanya, akan tersebar keadilan di muka bumi, sebagaimana sebelumnya penuh dengan kezholiman dan kelaliman. Beliau akan berkuasa selama 7 tahun.

      Delete
    2. dan ini jawaban buat antum

      Jawaban Buat Elfizonanwar

      Hanya sekedar berbagi

      Berkenaan dengan para habaib (ahlul Bait) keturunan Rasulullah Saw :

      hadits ini diriwayatkan oleh isteri beliau sendiri yang bernama Ummu Salamah ra..
      “Pada suatu hari Rasulallah saw. berada ditempat kediamanku bersama ‘Ali, Fathimah, Hasan dan Husain. Bagi mereka kubuatkan khuzairah (makanan terbuat dari tepung gandum dan daging). Usai makan mereka tidur, kemudian Rasulallah menyelimutkan diatas mereka Kisa (jenis pakaian yang lebar) atau qathifah (semacam kain halus). Beliau lalu berdo’a: ‘Ya Allah, mereka itulah ahlu-baitku, hilangkanlah kotoran dari mereka dan sucikanlah mereka sesuci-sucinya”. (HR. At-Thabari didalam ‘Tafsir-nya’).

      Jelas bahwa Hasan Husain adalah ahlul bait berikut keturunannya. dan silahkan teliti Hadis berikut ini:

      “Abu ‘Ammar berkata: ‘Aku duduk dirumah Watsilah bin Al-Asqa bersama be berapa orang lain yang sedang membicarakan ‘Ali ra dan mengecamnya. Ketika mereka berdiri (hendak meninggalkan tempat) Watsilah segera berkata: ‘Duduklah, kalian hendak kuberitahu tentang orang yang kalian kecam itu’ (Imam ‘Ali ra). Disaat aku sedang berada di kediaman Rasulallah saw. datanglah ‘Ali, Fathimah, Hasan dan Husain. Beliau kemudian melemparkan Kisa’nya (jenis pakaian yang lebar) kepada mereka seraya bersabda: ‘Ya Allah, mereka ini ahlu-baitku. Ya Allah, hapuskanlah kotoran dari mereka dan sucikanlah mereka sesuci-sucinya’. Aku (Watsilah) bertanya: ‘Ya Rasulallah, bagaimanakah diriku’? Beliau menjawab: ‘Dan engkau’! Watsilah bin Al-Asqa’ melanjutkan kata-katanya: ‘Demi Allah, bagiku peristiwa itu merupakan kejadian yang sangat meyakinkan’ “. (Hadits ini tercantum dalam Tafsir At-Thabari jilid XXII : 6, yaitu hadits dari Abu Nu’aim Al-Fadhl bin Dakkain. Ia menerimanya dari ‘Abdussalam bin Harb. ‘Abdussalam menerimanya dari Kaltsum Al-Muharibi yang menerimanya dari Abu ‘Ammar).

      dari hadis di atas tidak bertentangan dengan ayat alquran dalam surah al ahzab ayat 33

      "Sesungguhnya Allah bermaksud hendak menghilangkan dosa dari kamu, hai AHLUL BAIT dan membersihkan kamu sebersih-bersihnya."

      Delete
    3. APAKAH ADA KETURUNAN AHLUL BAIT?

      Dlm Al Quran yang menyebut 'ahlulbait', rasanya ada 3 (tiga) ayat dan 3 surat.

      1. QS. 11:73: Para Malaikat itu berkata: "Apakah kamu merasa heran tentang ketetapan Allah? (Itu adalah) rahmat Allah dan keberkatan-Nya, dicurahkan atas kamu, hai ahlulbait. Sesungguhnya Allah Maha Terpuji lagi Maha Pemurah".

      2. QS. 28:12: Dan Kami cegah Musa dari menyusu kepada perempuan-perempuan yang mau menyusukan(nya) sebelum itu; maka berkatalah Saudara Musa: 'Maukahkamu aku tunjukkan kepadamu 'ahlulbait' yang akan memeliharanya untukmu, dan mereka dapat berlaku baik kepadanya?

      3. QS. 33:33: "...Sesungguhnya Allah bermaksud hendak menghilangkan dosa dari kamu 'ahlulbait' dan membersihkan kamu sebersih-bersihnya".
      ===========================================

      jawaban ane
      dari keterangan ente al ahzab 33 saja dah salah tafsir,, ente menafsirkan tuh ayat ngga lihat sabda nabi Sendiri,, belajarlah kaji kembali..

      kalo masih menafikan, Lalu siapakah Imam Mahdi, dan dari keturunan Siapakah Beliau,,

      masih kan Imam mahdi antum hilangkan begiitu saja, atau sabda nabi berbohong,,

      COba antum renungi..

      Delete
    4. Baca Komen2 ane dbawah,, itu Note buat jawaban wahaby, yang menafikan keturunan Rasulullah,, yang mengatakan Rasul tidak punya keturunan, Lihat komen ane baca dari atas ke bawah.

      sekedar mengingatkan saja, buat apa nabi capek2 bermubahalah

      Delete
  7. salam dari ane dari kel Sastroamidjodo yang masih keturunan dari Eyang sunan gunung djati.. tp ane malu pada leluhur karena sampe skrng masih berlumur dosa...

    ReplyDelete
  8. Berhubung sunan gunung jati punya anak sultan maulana Hasanudin Raja Banten
    Mungkin saya selaku orang Banten mudah"an masih satu Jalur sampe muhammad SAW xixixii

    ReplyDelete
  9. Jawaban Buat Elfizonanwar

    Hanya sekedar berbagi

    Berkenaan dengan para habaib (ahlul Bait) keturunan Rasulullah Saw :

    hadits ini diriwayatkan oleh isteri beliau sendiri yang bernama Ummu Salamah ra..
    “Pada suatu hari Rasulallah saw. berada ditempat kediamanku bersama ‘Ali, Fathimah, Hasan dan Husain. Bagi mereka kubuatkan khuzairah (makanan terbuat dari tepung gandum dan daging). Usai makan mereka tidur, kemudian Rasulallah menyelimutkan diatas mereka Kisa (jenis pakaian yang lebar) atau qathifah (semacam kain halus). Beliau lalu berdo’a: ‘Ya Allah, mereka itulah ahlu-baitku, hilangkanlah kotoran dari mereka dan sucikanlah mereka sesuci-sucinya”. (HR. At-Thabari didalam ‘Tafsir-nya’).

    Jelas bahwa Hasan Husain adalah ahlul bait berikut keturunannya. dan silahkan teliti Hadis berikut ini:

    “Abu ‘Ammar berkata: ‘Aku duduk dirumah Watsilah bin Al-Asqa bersama be berapa orang lain yang sedang membicarakan ‘Ali ra dan mengecamnya. Ketika mereka berdiri (hendak meninggalkan tempat) Watsilah segera berkata: ‘Duduklah, kalian hendak kuberitahu tentang orang yang kalian kecam itu’ (Imam ‘Ali ra). Disaat aku sedang berada di kediaman Rasulallah saw. datanglah ‘Ali, Fathimah, Hasan dan Husain. Beliau kemudian melemparkan Kisa’nya (jenis pakaian yang lebar) kepada mereka seraya bersabda: ‘Ya Allah, mereka ini ahlu-baitku. Ya Allah, hapuskanlah kotoran dari mereka dan sucikanlah mereka sesuci-sucinya’. Aku (Watsilah) bertanya: ‘Ya Rasulallah, bagaimanakah diriku’? Beliau menjawab: ‘Dan engkau’! Watsilah bin Al-Asqa’ melanjutkan kata-katanya: ‘Demi Allah, bagiku peristiwa itu merupakan kejadian yang sangat meyakinkan’ “. (Hadits ini tercantum dalam Tafsir At-Thabari jilid XXII : 6, yaitu hadits dari Abu Nu’aim Al-Fadhl bin Dakkain. Ia menerimanya dari ‘Abdussalam bin Harb. ‘Abdussalam menerimanya dari Kaltsum Al-Muharibi yang menerimanya dari Abu ‘Ammar).

    dari hadis di atas tidak bertentangan dengan ayat alquran dalam surah al ahzab ayat 33

    "Sesungguhnya Allah bermaksud hendak menghilangkan dosa dari kamu, hai AHLUL BAIT dan membersihkan kamu sebersih-bersihnya."

    ReplyDelete
  10. seseorang yang karena tidak senang atau dengki kepada keturunan Nabi saw. berani mengatakan dengan konkrit bahwa keturunan ini telah putus dan tidak ada sama sekali atau masih belum konkrit adanya nasab tersebut. Omongan mereka ini menjiplak omongan orang kafir Quraisy kepada Rasulallah saw. waktu putra beliau saw. yang terakhir wafat dan belum sempat memiliki keturunan. Mendengar bisikan-bisikan golongan pengingkar ini kita teringat akan peristiwa nyata pada masa-masa kelahiran agama Islam. Kisah ringkasnya adalah:
    “Ketika putera Rasulallah saw. yang bernama Qasim wafat dalam usia kecil, salah seorang tokoh musyrikin Quraisy bernama ‘Ash bin Wa’il bersorak-sorak gembira. Ia bersorak bahwa Rasulallah saw. tidak akan mempunyai keturunan lebih lanjut. Ulah-tingkah dan ucapan ‘Ash bin Wa’il inilah yang menjadi sebab turunnya wahyu Ilahi (Surah Al-Kautsar) kepada Rasulallah saw. Ayat terakhir surat Al-Kautsar (uraian singkat ayat ini dihalaman berikutnya) telah menegaskan: ‘Sungguhlah, orang yang membencimu itu lah yang abtar (putus keturunan)’. Firman Allah swt. terbukti dalam kenyataan yaitu: Keturunan Rasulallah saw. berkembang-biak dimana-mana, sedangkan keturunan ‘Ash bin Wa’il putus dan hilang ditelan sejarah” ! ‘Ash bin Wa’il sudah tiada bersisa, tetapi teriakannya masih mengiang-ngiang ditelinga golongan pengingkar pembenci keturunan Rasulallah saw. tersebut.

    bila rasulullah tidak mempunyai keturunan, mana mungkin rasulullah berani menantang kepada Nasrani Najran Dengan bermubahallah, krn peristiwa tsb di abadikan dalam alquran surah al Imran ayat 61 :

    "Siapa yang membantahmu tentang kisah Isa sesudah datang ilmu (yang meyakinkan kamu), maka katakanlah (kepadanya): "Marilah kita memanggil anak-anak kami dan anak-anak kamu, isteri-isteri kami dan isteri-isteri kamu, diri kami dan diri kamu; kemudian marilah kita bermubahalah kepada Allah dan kita minta supaya la'nat Allah ditimpakan kepada orang-orang yang dusta"

    tidak akan diperintah Allah swt. supaya berkata kepada kaum musyrikin Quraisy: “Katakanlah (hai Muhammad) Aku tidak minta upah apa pun dari kalian kecuali kasih sayang dalam (hubungan) kekeluargaan (yakni keluarga/ahlul-bait Muhammad saw.)”. (Asy-Syura : 23). Ayat Asy-Syura ini turun untuk keluarga Rasulallah saw. yakni Imam ‘Ali, Siti Fathimah Az-Zahra, Al-Hasan dan Al-Husain [ra]. Kita bisa rujuk dalam:
    Syawahidut Tanzil, oleh Al-Hakim Al-Haskani Al-Hanafi jilid 2, hal.130, hadits ke 822 s/d 828 dan hadits ke 832, 833, 834 dan 838 ; Ash-Shawa’iqul Muhriqah, oleh Ibnu Hajar Asy-Syafi’i cet.Al-Maimaniyah, Mesir hal. 101,135 dan 136, dalam cet.Al-Muhammadiyah, Mesir hal. 168 dan 225 ; Tafsir Ath-Thabari jilid 25, hal.25 cet.ke 2 Mushthafa Al-Halabi, Mesir, hal.14 dan 15 cet.Al-Maimaniyah, Mesir ; Manaqib Ali bin Abi Thalib oleh Ibnu Al-Maghazili Asy-Syafi’i hal.307 hadits ke 352 ; Dzhakhairul ‘Uqba oleh Ath-Thabari Asy-Syafi’i hal.25 dan 138 ; Kifayah Ath-Thalib oleh Al-Kanji Asy-Syafi’i hal.91,93,313 cet.Al-Haidariyah, hal.31,32,175,178 cet.Al-Ghira ; Al-Fushul Al-Muhimmah oleh Ibnu Shabagh Al-Maliki hal.11 ; Ad-Durrul Mantsur oleh As-Suyuthi jilid 6 hal.7; Al-Mustadrak Al-Hakim jilid 3 hal.172 ; Ihyaul Mayt oleh As-Suyuthi Asy-Syafi’i (catatan pinggir) Al-Ittihaf hal.110 ; Tafsir Al-Qurthubi jilid 16 hal.22 ; Tafsir Ibnu Kathir jilid 4 hal.112 ; Tafsir Fakhrur Razi jilid 27 hal.166 cet.Abdurrahman Muhammad, Mesir jilid 7 hal.405-406 ; Tafsir Al-Baidhawi jilid 4 hal.123, cet.Mushthafa Muhammad, Mesir, jilid 5 hal.53 cet.Darul Kutub, hal. 642 cet.Al’Utsmaniyah ; Tafsir An-Nasafi jilid 4, hal. 105 ; Majma’uz Zawaid jilid 7, hal.103 dan jilid 9 hal. 168 ; Fathul Bayan fi Maqashidil Qur’an oleh Shiddiq Al-Hasan Khan jilid 8 hal.372 ; Yanabi’ul Mawaddah oleh Al-Qundusi hal.106,194,261 cet.Istanbul, hal.123,229,311 cet.Al-Haidariyah ; Fathul Qadir oleh Asy-Syaukani jilid 4 hal.537 cet.kedua, jilid 4 hal.22 cet.pertama, Mesir

    ReplyDelete
  11. bila masih mengingkari,, masih ingatkah hadis rasulullah berkenaan dengan Imam mahdi yang menyatakan Imam mahdi masih keturunan beliau..

    Dari Abu Sa’id Al Khudri, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

    الْمَهْدِىُّ مِنِّى أَجْلَى الْجَبْهَةِ أَقْنَى الأَنْفِ

    “Imam Mahdi adalah keturunanku. Dahinya lebar (atau rambut kepala bagian depannya tersingkap) dan hidungnya mancung.”
    Al Qori’ dalam mengatakan, “Hidung beliau tidaklah pesek karena bentuk hidung semacam ini kurang disukai.”

    Imam Mahdi berasal dari keturunan Fathimah, putri Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam.

    Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

    الْمَهْدِىُّ مِنْ عِتْرَتِى مِنْ وَلَدِ فَاطِمَةَ

    “Imam Mahdi adalah dari keluargaku dari keturunan Fathimah.”

    nama Imam Mahdi –sebagaimana yang dikatakan oleh Ibnu Katsir- adalah:

    مُحَمَّدٌ بْنُ عَبْدِ اللهِ العَلَوِي الفَاطِمِي الحَسَنِي

    Muhammad bin Abdullah Al ‘Alawi (keturunan Ali bin Abu Tholib) Al Fathimiy (keturunan Fatimah binti Muhammad) Al Hasaniy (keturunan Hasan bin ‘Ali).

    dan berikut juga hadis yang diriwayatkan Dari Abu Sa’id Al Khudri, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

    الْمَهْدِىُّ مِنِّى أَجْلَى الْجَبْهَةِ أَقْنَى الأَنْفِ يَمْلأُ الأَرْضَ قِسْطًا وَعَدْلاً كَمَا مُلِئَتْ جَوْرًا وَظُلْمًا يَمْلِكُ سَبْعَ سِنِينَ

    “Imam Mahdi berasal dari keturunanku. Beliau memiliki dahi yang lebar dan hidung yang mancung. Di masanya, akan tersebar keadilan di muka bumi, sebagaimana sebelumnya penuh dengan kezholiman dan kelaliman. Beliau akan berkuasa selama 7 tahun.

    Semoga bermanfaat

    ReplyDelete
  12. Maaf kawan2 ini mungkin bs berbagi, buat Elfizonanwar,,coba kamu jawab,, siapakah Imam Mahdi itu dan dari mana keturunan imam mahdi,

    apakah anda bs menjelaskan Hadis Berikut

    Dari Abu Sa’id Al Khudri, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

    الْمَهْدِىُّ مِنِّى أَجْلَى الْجَبْهَةِ أَقْنَى الأَنْفِ

    “Imam Mahdi adalah keturunanku. Dahinya lebar (atau rambut kepala bagian depannya tersingkap) dan hidungnya mancung.”
    Al Qori’ dalam mengatakan, “Hidung beliau tidaklah pesek karena bentuk hidung semacam ini kurang disukai.”

    Imam Mahdi berasal dari keturunan Fathimah, putri Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam.

    Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

    الْمَهْدِىُّ مِنْ عِتْرَتِى مِنْ وَلَدِ فَاطِمَةَ

    “Imam Mahdi adalah dari keluargaku dari keturunan Fathimah.”

    nama Imam Mahdi –sebagaimana yang dikatakan oleh Ibnu Katsir- adalah:

    مُحَمَّدٌ بْنُ عَبْدِ اللهِ العَلَوِي الفَاطِمِي الحَسَنِي

    Muhammad bin Abdullah Al ‘Alawi (keturunan Ali bin Abu Tholib) Al Fathimiy (keturunan Fatimah binti Muhammad) Al Hasaniy (keturunan Hasan bin ‘Ali).

    dan berikut juga hadis yang diriwayatkan Dari Abu Sa’id Al Khudri, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

    الْمَهْدِىُّ مِنِّى أَجْلَى الْجَبْهَةِ أَقْنَى الأَنْفِ يَمْلأُ الأَرْضَ قِسْطًا وَعَدْلاً كَمَا مُلِئَتْ جَوْرًا وَظُلْمًا يَمْلِكُ سَبْعَ سِنِينَ

    “Imam Mahdi berasal dari keturunanku. Beliau memiliki dahi yang lebar dan hidung yang mancung. Di masanya, akan tersebar keadilan di muka bumi, sebagaimana sebelumnya penuh dengan kezholiman dan kelaliman. Beliau akan berkuasa selama 7 tahun.

    ReplyDelete
  13. jawaban untuk dcuex,,.
    ada bahkan bnyak sekali,,,

    ReplyDelete